RSS

tell the world that you`re ...

tell the world that you`re ...
a strong person. talk louder, feel deeper. yes, you can!!
Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan

aku merindukannya,,,


perasaan yang akhir2 ini semakin tidak karuan, semakin membuat kerja sistem saraf motorik juga menjadi tidak bisa bekerja maksimal.
ya ampun…
apa yang harus dilakukan jika seorang ibu telah meminta sesuatu yang sebenarnya “sederhana" terhadap kita anaknya.
ibuku, dia akhir-akhir ini menanyakan padaku kapan akan pulang. tapi hanya kata maaf yang kemudian terucap dariku. 
bukan karena aku tidak ignin pulang atau bukan karena aku tidak merindukannya, tapi karena ada suatu tanggung jawab yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
belajar menunaikan kewajiban, menyelesaikan tugas sebagai komitmen di awal yang telah dibuat.
tidak hanya sekali, namun berkali-kali beliau menanyakan hal tersebut.
berkali-kali memintaku pulang lebih awal dari tanggal yang sudah kujanjikan sebelumnya. berkali-kali mencari-cari alasan agar aku pulang. namun tekad hati yang dari awal akan pulang pada tanggal yang sudah kujanjikan membuatku hanya bisa menyimpan rasa bersalah ini dalam hati saja.

ini cerita perjuanganku, mana cerita perjuanganmu????


Rabu, 5 Juni 2013 malam hari,
dan...
Kamis 6 Juni 2013 dini hari...
dua hari yang nggak akan pernah saya lupakan seumur hidup.

kenapa??

well, jadi begini...

setelah dari pagi dibuat galau karena bingung mau pulang jam berapa setelah sebelumnya siang hari jam 13.00 WIB setelah selesai kuliah sudah berada di dalam bus untuk pulang, namun nyatanya sampai jam 19.00 WIB saya masih duduk-duduk imut di kamar kosan baru saya tercinta.

dibuat menunggu sama @candratriutomo yang masih rapat inventaris yang entahlah karena apa lamanya gak nanggung-nanggung.

akhirnya, setelah beberapa menit kemudian...
datanglah sesosok yang sedari tadi ditunggu-tunggu.
siapa?

ya @candratriutomo.

tanpa menunggu lebih lama lagi,
tanpa ba-bi-bu lebih lama lagi, kamipun segera bergegas meninggalkan kosan baru saya dan berlenggang cantik menyusuri jalanan tembalang malam itu menuju stasiun.

actually, everything is alright.

tapi kelancaran perjalanan imut kita, tiba-tiba saja motor candra menepi dan berhenti dengan tiba-tiba.

" Kenapa Candra?!" tanya saya saat mendekati motor Candra dan melihat Candra justru turun dari motor dan menyusuri jalan yang sebelumnya dilaluinya.

" Kunci motornya jatuh," jawab Suj yang kebetulan sedari tadi di belakang Candra.
"MAIGATTTTT?!!!" hanya itu yang bisa saya ucapkan.

nggak perlu waktu lebih lama sih buat nyari si kunci yang dengan anggunnya jatuh tak terduga.

kemudian, kamipun segera melanjutkan perjalanan.

sampai pada daerah tugu muda.
sudah sangat jelas terlihat sih dari papan jalan yang memberikan petunjuk bahwa stasiun seharusnya belok ke kanan.
namun kali ini candra yang memang berada di depan justru lurus saja hingga daerah kalibanteng. ya karena kita berasumsi bahwa mungkin candra tengah mencari jalan alternatif yang mungkin saja lebih dekat or anything else, ya kita diam dan ikut saja.
kita sama sekali nggak pernah menyangka kalau ternyata candra lupa jalan.
"MAIGATTTTT?!!!" hanya itu yang bisa saya ucapkan buat candra.

dan setelah kesalahan jalan yang sangat fantastis itu,
kamipun berhasil menemukan secercah harapan,
kamipun akhirnya berhasil menemukan ujung jalan yang indah,
STASIUN PONCOL.

tak berapa lama setelah selesai parkir motor, kamipun melihat jadwal pemberangkatan kereta hari itu.
dan, disana saya sama sekali tidak menemukan jadwal pemberangkatan menuju Madiun atau bahkan Solo sekalipun.

namun akhirnya setelah bertanya, ternyata masih ada kereta menuju Madiun pukul 21.30 WIB
wahhhhh... betapa bahagianya diri ini... (lebay..)

namun ternyata setelah mengantri di loket 3, dengan sangat terpaksa saya harus membatalkan pembelian tiket tersebut.
hal ini dikarenakan harga tiket yang sama sekali di luar dugaan saya.
saya baru tersadar dengan nominal harga tersebut setelah membuka dompet dan melihat isinya benar-benar "cukup" hanya untuk tiket kereta saja, sama sekali tidak ada lebihnya.

dan setelah cukup berdebat dengan para pengawal setia saya (ada putri, elis, suj, candra, dan apri)
dan tentunya setelah mendapatkan beragam respon dari mereka dan tentunya...
setelah mendapatkan bekal bolpoin gel kenko biru dari suj,
sayapun akhirnya memutuskan untuk lebih baik pulang dengan bus saja.
tentu saja hal ini cukup mendapatkan protes keras dari mereka.

dengan perasaaan sangat tidak enak, saya dengan ditemani orang-orang luar biasa itu menuju terminal.

sampai disana, saya mendapatkan info bahwa bus selanjutnya akan tiba satu jam kemudian.
"MAIGATTTTT?!!!" hanya itu yang bisa saya ucapkan dalam hati.

tak beberapa lama kemudian setelah membelikan apri secangkir kopi, bus menuju solopun tiba.
perasaan takut, was-was, khawatir, dan tak menentu sejak awal karena perjalanan dengan bus malam hari (karena semua ini baru pertama kalinya untuk saya),
semua perasaan itu perlahan musnah, perlahan menghilang saat mengetahui orang-orang yang satu bus dengan saya.

kenapa?
men... satu gerombolan taruna angkatan laut.
hahahaha

" hati-hati di jalan ya, nduk... ntar kalo udah nyampek SMS," begitu kira-kira kata Elis di SMS.

" salamin yang di belakangmu semuanya ya... hati-hati... kamu dijamin aman." kata Suj.

" salamin satu-satu yang di belakangmu dong. itu yang belakang boleh di bawa pulang satu. kamu dijamin aman di antara orang-orang kece tadi." nah kalo yang ini kata Candra,

" selamat sampai tujuan," yang ini sih kata Apri.

" pokoknya hati-hati. tenang aja..." ini kata Putri.

hehehehe

dalam perjalanan, saya hanya bisa tidur karena dalam keadaan malam yang gelap seperti itu memangnya apa yang mau saya lihat.
saya sempat beberapa kali terbangun karena menyadari ada sebuah tas yang entah sengaja atau tidak telah berada di atas pundak saya, berat.., ya lumayan lah, lumayan buat tidur saya terganggu.
atau mungkin juga saat saya harus terpaksa bangun karena menyadari ada sebuah karung yang entah isinya apa berada di atas kepala saya.
karena menyadari barang itu adalah milik seorang kakek tua, maka saya membiarkannya saja.
mungkin hal ini karena terlalu banyaknya penumpang yang naik padahal kapasitas bus sudah tidak memungkinkan lagi.

setelah beberapa jam dalam perjalanan, bus yang saya tumpangi pun tiba di terminal solo.
satu hal yang saat itu sangat saya syukuri, yaitu untungnya saya terbangun.
coba kalau tidak, entah saya sudah berada dimana.

dan setelah menemukan bus menuju Madiun, saya kembali melanjutkan perjalanan.

namun...
satu hal yang seharusnya tidak lagi saya lakukan.
saat sudah tiba di terminal Madiun, saya tidak sadar dan masih saja melanjutkan tidur saya.

hingga saat bus berhenti di depan terminal madiun, saya dibangunkan oleh sang kondektur bus, the devil!!!! i hate him!!!
" mbak, kamu turun mana?" ucapnya saat membangunkan saya,
ya dengan muka polos lugu baru bangun tidur saya hanya menjawab, " Madiun, Pak."
" Madiun? wah, kamu keenakan tidur ya mbak? ini udah di jombang." kata bapak itu.
WHATTTTTTTTTTTT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
MAIGATTTTT?!!!!
JOMBANG????!!!!!!!!!!!

entahlah, saya kemudian hanya bisa terdiam tak bisa bergerak.
diam mematung dengan perasaan hati tak menentu dan mata yang berusaha menahan air mata agar tak menetes.
apa yang akan saya lakukan, apa yang harus saya perbuat kalau saya sekarang benar-benar ada di jombang dan bukan madiun???
namun akhirnya datanglah seorang bapak-bapak dan menenangkan saya, ya meskipun nada bicaranya terdengar kasar, namun kalimatnya saat itu begitu membuat saya tenang.
" ya ini Madiun, mbak. itu kalo nggak percaya, lihat terminalnya,"
ya ampun....
rasanya setelah mendengar kalimat itu...
lemassss....
legaaaa....
pengen nangis..

akhirnya setelah bus yang sebelumnya saya naiki itu pergi, saya dengan penampilan yang berantakan berdiri menahan dingin di pinggir jalan menunggu bus ke ponorogo.
dan kemudian tak berapa lama kemudian datanglah sebuah bus.
" pak, ini ke ponorogo?" tanya saya dengan setengah teriak karena beradu dengan suara mesin bus yang memang cukup "mengganggu telinga saya"
" iya. iya... ayo naik!!" begitu kata bapaknya.
dan kemudian saya naik.

satu kesalahan saya yang seharusnya saya sadari itu saat lihat arah bus itu datang.
MAIGATTTTT?!!!

hingga kemudian datanglah seseorang yang meminta uang karcis pada saya.
dia datang dan menanyakan tujuan saya.
ya tentu saja dengan nada setengah letih dan ngantuk saya menjawab, "PONOROGO,"
namun respon yang diberikannya sekali lagi membuat saya terkejut bukan main hari itu.
" ini arah Surabaya mbak, bukan Madiun..." kata bapak itu dengan setengan tertawa.
malu, pasti.
seketika orang-orang di dalam bus melihat saya dengan pandangan sinis.
sekali lagi saya harus menahan malu dan menahan air mata.

hingga kemudian bapak yang meminta karcis pada saya itu melaporkan hal itu pada sopir dan satu kawannya yang lain. kalimat keras yang kembali membuat orang-orang melihat saya lagi.

tangan saya yang kemudian bergetar, hanya bisa memainkan tali tas yang sebelumnya putus saat saya menunggu bus di depan terminal Madiun, hanya diam dan menunggu mukjizat datang menyelamatkan saya.

hingga akhirnya saya diturunkan di depan pasar Caruban yang lumayan sepi.
setelah mereka (bapak-bapak yang tadi bicara keras pada saya) memberikan petunjuk saya harus turun dimana dan naik bus apa ke ponorogo, mereka menghentikan bus dan sayapun turun.

sendiri.
takut.
khawatir.
dan pengen nangis.

dan memang akhirnya saya menangis saat Bapak menelepon dan menanyakan saya sudah sampai mana.
Ya Allah... Save me, please...
itu yang senantiasa saya ucapkan dalam hati.

dan kemudian datanglah seoorang bapak tukang ojek datang menghampiri saya menanyakan arah tujuan saya, dan disanalah saya berusaha menceritakan kronologi ceritanya bagaimana saya bisa terdampar disana sendirian.
dengan baik hatinya, dengan mengesampingkan pekerjaannya, entah mungkin dia merasa kasihan pada saya, dengan perasaan tulus bapak itu bersedia mencarikan saya bus menuju ponorogo. lama memang kami harus menunggu bus itu datang.
hingga kemudian bus itu datang, dan bapak itu menyuruh saya berlari sebelum saya ditinggalkan bus itu.
dengan setengah tenaga yang saya punya, saya berlari.
dan satu hal yang saya lupa, saya lupa menanyakan siapa nama bapak itu.
dan satu hal, saya lupa mengucapkan terima kasih.
tapi apapun itu, dan bagaimana itu, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada anda.
meski saya tahu mungkin anda tidak bisa membaca tulisan saya ini, tapi saya berharap anda dan keluarga diberikan kehidupan yang senantiasa cukup dan selalu dalam lindungan Allah.

berada dalam bus menuju ponorogo, perasaan saya kembali tenang.
dan untuk mengantisipasi segala hal buruk, saya berusaha untuk tidak tidur.
hanya berani memejamkan mata saat berhenti di lampu merah saja dan kemudian membuka mata saat lampu hijau kembali menyala.

namun ternyata perjuangan saya saat itu belum berakhir,

saya sama sekali tidak menyangka kalau pada akhirnya saya harus dipaksa turun dari dalam bus dikarenakan bus yang saya tumpangi mogok.
alhasil saya kemudian harus oper ke bus lain yang...
yang sama sekalli tidak sebanding dengan harga yang saya bayarkan sebelumnya.

bus kecil yang tidak ber AC yang akhirnya menemani perjalanan saya kemudian.
belum, semuanya belum begitu saja berakhir.

di dalam bus yang memang sempit, saya harus berdesakan dengan orang-orang yang sebelumnya satu bus dengan saya.
berdiri.
dengan tangan kanan menahan tas yang talinya sudah putus satu, dan tangan kiri menahan kado pernikahan untuk sahabat saya. dengan secuil tangan saya yang renta saya hanya bisa berpegangan pada pintu bus yang kadang harus bergerak karena terbawa angin.
hingga saya harus dimarahi oleh ibu-ibu karena tangan saya yang tengah berpegangan pada pintu ternyata menghalangi jalannya,
MAIGATTTTT?!!!

dan akhirnya, setelah beribu perjuangan tersebut, sayapun tiba di bumi reyog ponorogo.
alhamdulillah...

ini cerita perjuanganku buat pulang, dan semuanya dilalui dengan senang hati karena semuanya terjadi `for the first time`

lalu, mana cerita perjuangan kamu?????

journey to Wungkalan \m/


capek... banget.
tapi juga seneng dan gak terlupakan.

prepare semuanya dari subuh, mulai dari misscall @candratriutomo supaya dia gak bangun kesiangan hingga harus menerjang gerimis di pagi hari, semuanya dilewati demi Wungkalan.

dapet jarkom pertama jam 6.30 hingga kemudian dapet jarkom susulan jam 8.30.
bete? pasti.
kecewa? banget.
kesannya seperti seenaknya sendiri, mempermainkan orang-orang yang sudah datang tepat waktu.
jelas ini merugikan banyak orang.

belum lagi saat harus saling menunggu satu sama lain, alhasil pukul 10,30an rombongan baru berangkat.

dari pertama berangkat, dalam hati udah seneng banget.
tapi sama sekali gak nyangka kalo akan seseneng itu.

perjalanan dengan motor ditempuh selama kurang lebih selama 3 jam.
melewati jalanan yang luar biasa "indahnya" seperti roller coaster.
naik, turun, naik, dan kemudian turun lagi.

belum lagi dalam perjalanan menuju lokasi disuguhi dengan pemandangan yang amat sangat indahnya.
d kanan dan kiri ada hamparan hijauan dengan pohon-pohon yang entah apa namanya, menjulang tinggi sekali. dan lebih indahnya lagi adalah pohon-pohon itu serempak sedikit miring, menambah nilai keindahannya. sayangnya saat itu gak sempet mengambil gambarnya...

tak beberapa jauh dari situ, telihati bentangan bukit dan pegunungan yang indah.

langit, sedikit mendung memang, namun tetap cantik.
bukit dan gunung yang dengan gagahnya menjulang tinggi.
pohon-pohon yang terlihat begitu rindangnya.
kebun-kebun buah naga yang terlihat rapi menarik.
indahnya INDONESIAKU.


gambar dia atas di ambil saat rombongan kami menuju desa Wungkalan. rute ini sengaja di ambil dengan jalan kaki karena memang kondisi yang tidak memungkinkan untuk kendaraan lain menyusuri jalan yang memang berbatu terjal.



ini diambil pas udah di desa Wungkalannya. lihat aja tuh jalan di desanya aja udah naik turun dengan indahnya seperti itu. bisa kebayang dong gimana perjalannya menuju desanya... di bawah kanan dari gambar diri saya, di sanalah sekolah SD desa Wungkalan. satu-satunya sekolah di kawasan tersebut.


ini salah satu jalanan menuju tempat desa Wungkalan. bukan aspal seperti di daerah-daerah lainnya. hanya batuan. batuan.
dan bisa dibayangkan sepanjang perjalanan, hanya jalanan seperti ini saja yang kami temui tidak ada yang lain.


hehehehehehe....

banyak hal yang didapat sepulang dari perjalanan tersebut.
mulai terbayang dan mulai berimajinasi akan seperti apa kegiatan baksos selama 3 hari 2 malam di sana nantinya..

can`t wait for that...
:D

aku dan merekaa...




sahabat itu sederhana.
sahabat itu pelengkap.
sahabat itu adalah salah satu keajaiban dari Tuhan yang tentunya tak ternilai harganya. karena jika harus memberikan harga, entah berapa ratus trilyun harus dikeluarkan untuk demi memiliki sahabat.
tak perlu berbelit-belit mendefinisikan apa arti seorang sahabat itu. tak perlu terlalu berputar-putar mengartikan tentang arti tentang sebuah ikatan persahaban. karena sebuah persahabatan, seorang sahabat... itu sederhana.
sahabat adalah sebuah tempat.
tempat dimana kita belajar tentang kesetiaan.
tempat dimana kita belajar tentang kepedulian.
tempat dimana kita belajar tentang kehidupan.
tempat kita bersandar saat terpuruk.
tempat kita berbagi semua tawa, air mata, keluh, kesah, hingga kecewa dan marah.
sedikit mengingat kenangan masa lalu saat semua masih terasa manis dan begitu indah ketika masih berseragam putih abu-abu. sebuah masa dimana kita hanya manusia-manusia dengan segala mimpi dalam benak kita. sebuah masa dimana hanya ego yang diutamakan. masa dimana kita mencari dan menginginkan sebuah kebebasan yang sebenarnya. dan sebuah masa dimana kita bertemu dengan orang-orang asing yang begitu menyanyangi kita, begitu peduli pada kita.
sahabat. mereka sederhana. mereka tak pernah meminta lebih dari kita. mereka hanya tahu, bahwa kita adalah saudara. saudara yang harus saling mengingatkan dan saling menjaga satu sama lain. tidak ada hubungan darah sama sekali, tapi kenapa mereka bisa seperti saudara kita sendiri. begitu tahu. begitu mengerti. begitu peduli. dan begitu berharga.
sebuah goresan indah yang telah terukir ketika putih abu-abu masih menjadi kebanggaan kita. bangun di setiap paginya, bergelut dengan dinginnya pagi yang menusuk hingga ke tulang kita berangkat menjemput pintu gerbang masa depan yang lebih cerah, keras, dan menarik, yaitu masa putih abu-abu. bercanda bersama. menghabiskan hari bersama. berbagi cerita.
@ericaputry > melewati hari dengan tawa bersamanya. tak pernah bosan. tak pernah merasa sendiri. kesombongan diri saat mendapat nilai lebih baik. suatu hal yang sangat melekat di memori otak ini. usil dan spontan. sikapnya yang menyebalkan tapi membuatku belajar tentang dunia yang ternyata bisa lebih keras. orang yang selalu memberikan dukungan. setia berada di samping temannya, entah apapun yang terjadi. tawanya... begitu jelas terdengar, terlihat, terasa meski raga kami tak bersama. seorang yang selalu percaya diri. ekspresinya saat merasa paling benar. aku begitu merindukannya.
@zenipuspita > melewati hari dengan tawa bersamanya. tak pernah lelah dan bosan. selalu ada hal yang bisa membuat kita tertawa. melihat sekolah di pagi hari, melihat adik kosnya. mentertawakan semua yang ada di depan mata. seperti sudah menjadi makanan pokok kami. teman mlekutruk bersama. berjuang bersama. bermimpi bersama. dialah orang yang selalu galau dengan masa lalunya. berusaha keras menutupi segalanya. jika kadang tertutup. tapi semakin mengenalnya, aku semakin tahu. tak perlu harus berbicara, seperti sudah tahu apa yang dia pikirkan aku mengerti. caranya mamanggilku, tawanya... begitu indah untuk dikenang. ingin sekali diri ini segera berjumpa dengannya. berbagi segala cerita dan keluh. aku sangat merindukannya.
@hyerea > teman sebangku yang begitu mengerti dan memahami diri ini. tak pernah bosan dan mengeluh tentang sikapku yang mungkin kadang menyakiti perasaannya. meskipun itu tak sengaja. berdebat dengannya tentang masalah sosial agama, seperti suatu hal yang menarik dan menyenangkan. sosoknya yang kuat dan tegar menghadapi semua masalah membuatku belajar darinya. seorang yang selalu mengingatkan tentang kebaikan. air mata tak kuat menahannya saat mengingat beribu kebaikan yang telah dia lakukan padaku. caranya memanggilku, sikap merajuknya, membuatku ingin kembali ke masa itu. masa dimana aku begitu bergantung padanya. aku sungguh merindukan sosoknya.
Sedikit berlebihan memang kalau tulisan ini dibaca sekarang. Tapi bagaimana kalau tulisan ini kita baca 3, 5, atau 10 tahun kemudian. Mungkin hanya akan terlihat senyum manis yang terpasang di wajah kita. Atau mungkin beberapa butir air mata yang terjatuh karena menahan rasa kangen.
Masa remaja yang begitu indah. Masa remaja yang selalu dilewati dengan canda tawa dan tangisan. Masa-masa yang mungkin tidak akan mungkin kita rasakan di masa depan. Masa dimana dunia jauh lebih keras dan galak terhadap kita. Saat itu mungkin kita masih punya sahabat-sahabat di sekolah, menghabiskan waktu bersama mereka dengan segala cerita yang ada. Tapi bagaimana jika putih abu-abu tak terpasang lagi di tubuh kita. Seragam putih abu-abu yang tiap hari kita pakai berganti dengan seragam kerja keras dan tekun dalam bekerja. Orang-orang yang jauh lebih kejam dari yang kita bayangkan. Dimana dunia semakin semrawut. Dimana kita tidak bisa membedakan lagi antara teman dan hanya teman. Siapa teman yang benar-benar peduli pada kita. Dan siapa teman yang hanya datang saat dia butuh saja.
masa putih abu-abu, masa dimana kita mengukir segala  mimpi dan harapan untuk masa depan. hingga kini kita terpisahkan oleh ruang dan waktu. tempat kita berada sekarang, mungkin bukanlah tempat yang kita impikan, bukanlah tempat yang kita harapkan dulu. tapi tempat ini adalah awal dari jalan hidup yang lebih indah.
Sekarang, kita sudah bukan bocah bau ingus lagi. Sekarang kita sudah beranjak dewasa. Yang sudah harus siap menghadapi dunia yang jauh lebih keras. Berharap kita masih tetap menjalin hubungan yang baik hingga terkubur tanah nantinya.
Bisa bertemu, mengenal, dan bersahabat dengan orang-orang terbaik seperti kalian memang suatu hal yang tak ternilai harganya. Semoga suatu hari nanti, saat kita bertemu kembali kita sudah menjadi orang-orang yang sukses. Jangan lupakan semuanya, sahabat… jadikan suatu hal yang bisa membuatmu tersenyum kala kalian sedih dan membuatmu tertawa kala kalian ingin menangis… sampai jumpa di dunia yang lebih keras nanti dan bertemu saat sudah menjadi orang yang bisa dibanggakan. Bertemu nantinya saat kita sudah menjadi pohon cemara yang indah dan kuat, bukan menjadi pohon papaya yang kecil, lemah, dan sombong!!!!!!
Semoga masih tetap bisa ngumpul lengkap kayak dulu lagi, ya… *harapan yang terpendam*
jangan lupakan segalanya. segera jemput dan raih mimpi kalian. buktikan pada dunia bahwa kita adalah kumpulan sahabat penuh mimpi dan harapan. bahkan hingga saat ini kita masih bermimpi untuk menaklukkan dunia. segeralah jemput mimpi kalian agar bisa secepatnya kita bisa bertemu kembali dengan segala yang dulu pernah kita impikan.
doa sujud rasa syukur kita di lapangan basket siang itu, membuatku merasa aku membutuhkan kalian. aku begitu menyanyangi kalian. apapun dan bagaimanapun keadaanku nanti, tetaplah menjadi seperti sekarang. jangan pernah berubah. jangan pernah melupakanku. meski aku hanya seorang biasa, tapi percayalah... hati ini selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian. senang rasanya mendengar cerita kalian meski itu hanya lewat sms atau telpon. bahagia rasanya melihat harapan-harapan kalian mulai tercapai.
biarkan air mata ini yang menjadi saksi betapa aku menyanyangi kalian...
ingin rasanya aku berlari menuju kalian dan memeluk erat kalian hanya untuk mengatakan, "aku merindukanmu...". sungguh, ini bukan sok puitis atau sok melankolis, tapi aku sungguh bangga masih punya kalian. ;(
sampai jumpa kawanku... semoga kita selalu... menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan... (sheila on 7)

JUST WANNA SHARE MY STORY



Tak sengaja bertemu dengannya adalah suatu anugerah yang membawa pelajaran yang sangat berharga sekali. Kenapa? Simple, rasa suka maupun sakit yang pernah dia berikan membuatku sadar bahwa sebenarnya dunia ini begitu lebar. Bohong kalo ada yang bilang kalo dunia cuma selebar daun kelor. Kalo memang dunia lebarnya cuma sebesar/ seluas daun kelor, si Columbus nggak perlu lagi tuh keliling dunia hingga pada akhirnya nemuin teori bahwa dunia itu bulat.
Kembali ke cerita… Pertama ketemu, udah tertarik. Dia yang lucu dan apa adanya itu membuatnya tampak berbeda dengan yang lain. Ibarat sebuah berlian di antara batu apung biasa. Terdengar berlebihan tapi itu yang kurasakan saat itu. Ingin mengenalnya lebih jauh. Tapi diri ini nggak berani. Ingin tertawa bareng dia, tapi diri ini malu. Ingin menghabiskan waktu bersama dia, tapi diri ini bingung untuk memulainya. Hingga pada akhirnya dia datang dan memperkenalkan diri dengan begitu ramah dan… ya seperti dia yang apa adanya.
Menjalani hari demi hari bareng dia tuh rasanya nggak kerasa kalo matahari malam udah bersinar. Menyenangkan. Hanya itu yang aku rasakan saat berada di dekatnya. Tiap hari bareng dia udah kayak terapi perut mulu. Ketawa nggak ada habisnya. Ada aja tuh omongannya yang simple tapi bisa buat aku ketawa atau setidaknya tersenyum simpul aja.
Awalnya semua berjalan baik-baik saja. Dia yang terus memperlakukanku dengan baik dan manis membuatku merasa nyaman saat berada di dekatnya. Tapi semua terasa berubah saat dia mulai menjaga jarak denganku. Awalnya aku berpikir positif saja, tapi tidak saat kutahu bahwa ternyata dia sudah punya pacar. Hari itu nggak akan pernah aku lupain. Sakit. Sangat sakit. Lalu selama ini aku dianggap apa? Untuk apa memberikan harapan-harapan yang indah jika pada akhirnya hanya dijatuhkan dari puncak Mount Everest. Itu tinggi, dan jika jatuh pasti akan sangat sakit sekali. Tanpa dosa, dia kembali datang padaku dengan segala cerita yang dia bawa dengan pacarnya. Iyu nyesek! Tapi, hati ini memaafkan dia tanpa pikir panjang. Tangan ini terbuka sangat lebar menyambut dia yang saat itu diputusin pacarnya.
Aku yang selalu berada di dekatnya, saat dia merasa di puncak maupun saat dia merasa terpuruk sekali. Saat dia jatuh, hanya aku yang berani mendekat dan rela meminjamkan pundak ini untuknya berkeluh kesah. Tapi semua itu tidak ada artinya lagi kini. Tawa, tangis, ledekan-ledekan gokil, begadang bareng, ngobrol dari isya` sampai subuh dari mulai hal kecil sampai hal besarpun kita jabanin. Tanpa lelah dan tanpa keluhan. Janji saling setia selalu bersama, ikrar selalu peduli dan selalu ingat satu sama lain hanya membuat mata ini tak bisa menahan air mata setiap mengingatnya.
Berulang kali dia bohongin aku. Tapi berulang kali pula aku maafin dia. Selalu begitu hingga berjalan selama satu setengah tahun. Tentunya itu bukan waktu yang sebentar. Butuh hati untuk saling peduli, menjaga, dan menganggap satu sama lain ada. Suka senyum sendiri kalo inget semua yang manis. Suka pengen nangis kalo inget yang pahit. Sekarang dia udah benar-benar menjauh. Pengen lupa, tapi nggak bisa. Sayang, waktu nggak bisa diputar. Andai waktu bisa diputar. Aku nggak akan minta agar tidak dipertemukan kamu, tapi aku akan meminta untuk kembali di saat bahagia dan berhenti di sana. Mungkin itu akan jauh lebih baik. Tapi tidak. Tidak akan aku minta hal itu, karena aku bisa melangkah jauh ke depan jauh ke depan tanpa dia. Kenapa tidak? Kalo Amstrong bisa nancepin bendera ke bulan, berarti aku juga harus bisa keep move on without him.
I can. I can do that because I`m a tough girl. Bukan aku yang pernah bertemu dan menghabiskan waktu bersamanya. Tapi aku adalah aku. Aku yang kuat dan tegar. Aku yang selalu tersenyum menghadapi semuanya. Ya, aku! J

share your story about everything



Pasar. Siapa orang yang tidak mengenal pasar. Jika dia tidak mengenal pasar, berarti dia tidak benar-benar hidup alias hidup tapi mati. Apa yang kita pikirkan pertama kali tentang pasar? Kumuh? Jorok? Kotor? Atau sarangnya sampah masyarakat? Banyak orang yang muncul dengan asumsinya sendiri mengenai pasar. Ada juga yang bilang kalo seorang perempuan setidaknya harus datang ke pasar. Sekedar untuk berbelanja kebutuhan dapur atau iseng menemani Mama belanja.
Tapi pernahkah kita berpikir tentang sisi lain sebuah pasar? Mencoba berpikir bukan dari segi negatifnya saja, tapi juga dari segi positif yang kita dapatkan setelah kita keluar dari pasar. Dan itulah yang saya rasakan beberapa hari yang lalu, dan ingin saya bagikan di sini.
Pasar. Pasar adalah suatu tempat dimana kita bisa belajar banyak hal darinya. Kita bisa belajar banyak karakter berbeda tiap orang. Dan bisa lebih menghargai setiap lembar uang yang kita punya. Pasar kumuh? Memang mungkin jika sekilas pandang, itulah kesan pertama yang kita dapat dari pasar. Banyak lalat, bau, becek, dan masih banyak lagi. Mungkin sempat terlintas dalam otak kita, apa tidak ada petugas kebersihan? Kenapa orang jorok bisa diizinkan berdagang? Lalu bagaimana dengan barang yang mereka jual? Bersihkah itu? Layak konsumsikah itu? Atau… bisa dikonsumsi manusiakah? Mungkin iya. Tapi tentu tidak bisa kita sepenuhnya menyalahkan mereka. Mereka yang hanya berniat  untuk berdagang, menjual apa yang biasa mereka jual demi kelangsungan hidup mereka ke depan tentu tidak terlalu berpikir dengan kebersihan di sekitar mereka. Yang terpenting adalah, apa yang mereka bawa hari itu bisa laku dan pulang dengan membawa untung untuk keluarga di rumah.
Salah satu contohnya, ada seorang Ibu penjual jamu. Sebut saja beliau Ibu Ati. Ibu Ati yang rela berjualan jamu keliling di pasar demi menyekolahkan anaknya sampai bangku perkuliahan. Dia rela menenteng-nenteng botol-botol jamu kemana-mana dari pagi hingga sore untuk mencari selembar demi selembar uang demi anaknya. Tapi, bukan kabar baik yang Ibu Ati dapatkan. Justru sebuah berita yang begitu mengiris hatinya paling dalam. Anak yang begitu dia banggakan, justru pulang tidak dengan membawa sebuah berita baik. Dia pulang dengan membawa berita bahwa dia telah dihamili kekasihnya, dan sekarang sudah hamil 4 bulan. Kontan saja Ibu Ati tak kuasa menahan kesedihannya. Anak yang begitu dia sayangi malah memilih untuk berhenti kuliah demi membesarkan anak dalam kandungannya.
Mungkin ada beberapa dari kita yang dengan mudahnya menghabiskan seberapapun uang yang ada di dompet kita. Menghambur-hamburkannya hanya untuk keperluan yang sama sekali tidak kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Membeli barang-barang branded hanya untuk gengsi semata. Memburu barang-barang mewah agar bisa diterima di kalangan beberapa teman-teman kita. Tidakkah itu terlalu menyiksa diri kita sendiri? Jawabannya, tentu saja dan pasti IYA. Coba bandingkan apa yang kita lakukan tersebut dengan seorang ibu penjual sayur-mayur di pasar. Harga sayuran yang mereka jual hanya berkisar Rp 500,- sampai Rp 1000,-. Saya melihat betapa mereka begitu menghargai setiap koin atau setiap lembar uang seribuan yang mereka dapat. Tiga lembar uang Rp 5000,-, beberapa lembar uang seribuan ditambah lagi dengan beberapa koin yang terdengar dari lipatan kain batik mereka setiap kali mereka menggerak-gerakkannya. Berkali-kali mereka menghitungnya, entah karena alasan apa. Selalu mengucap kata terima kasih untuk setiap pembeli yang membeli sayurannya. Dengan gurat keras di wajahnya, menandakan dia tak pernah pantang menyerah dalam hidup. Melihat hal itu, hati merasa tersentuh dan ingin meneteskan air mata. Jika dibandingkan dengan apa yang kita lakukan selama ini, tentu itu tidak ada artinya jika dibandingkan dengan beliau.
Tentu pernah kita berpikir siapa saja teman kita? Yang mana teman dan yang mana musuh? Tapi pasar, pasar mengajarkan kita arti teman yang sebenarnya. Hubungan antar pedagang yang sangat dekat. Toleransi yang patut diacungi jempol. Dan rasa tenggang rasa, saling memiliki, dan perasaan saling bersaudara satu sama lain. Membuat suasana pasar begitu hangat. Senyum mereka yang tak pernah pudar dari pagi hingga pasar ditutup.
Begitu banyak cerita, kenangan, bahkan cinta yang tertuang dalam suasana pasar yang kita anggap kumuh itu.  Sekarang aku mengerti, pasar bukan hanya tempat transaksi jual beli antara penjual dan pembeli. Tapi pasar adalah sekolah hidup yang memberikan kita banyak pelajaran. Pasar adalah kampus bagi orang-orang yang ingin tahu bagaimana menjalani hidup yang sebenarnya. Pasar adalah tempat dimana kita bisa mengerti makna kata bersyukur. Pasar adalah objek wisata dimana kita bisa mengerti berbagai karakter yang membuat kita merasa tak ingin waktu itu cepat berlalu.
Pasar… jangan ragu untuk datang dan belajar dari pasar. Percaya, karena aku sudah membuktikannya. J

sekilas tentang teman masa kecil


malem ini tuh ceritanya, ane mau ngajak babe jalan... nggak tahunya pas pulang diajak ke rumah temennya. awalnya nolak, karena pasti bakalan ngebosenin banget. yah, biasalah... orang-orang tua gitu kan biasanya yang diomongin ya begitu-begitu aja. akhirnya, karena nggak bisa nolak ya ngikut aja lah apa kata babe dah...

eh, nggak tahunya pas nyampek rumahnya kok kayak nggak asing, yak!!!! eh, ternyata bener... agak lupa-lupa ingat juga sih siapa beliau itu. pas salaman sama istrinya sama sekali ngeblank nggak tahu siapa beliau itu. eh, pas salaman sama anaknya... eh, ane kenal ternyata. kalo kata bapak-bapak  itu sih, dulu kita sering maen bareng pas kecil... hahahaha... nggak yahu juga, orang udah lupa juga.

dan yang paling ngebetein adalah gara-gara pas istrinya nanya apa aku masih inget sama beliau, ya emang ane lupa banget jadi ya dijawab nggak aja dengan santai dan muka tidak bersalah gitu. eh, si babe pake nambahin kalo aku orang yang nggak kenal tetangga. apa-apaan tuh, tapi ya emang bener sih...

eh, balik cerita ke temen maenku pas kecil... jujur, kalo muka aku nggak pernah lupa. samar-samar inget lah... tapi kalo yang lainnya. lupa tuh.... tapi setidaknya sekarang tahu, kalo ternyata dulu aku juga masih punya temen maen kok...


kenapa ngomong gitu???? karena mamak ane bilang, kalo dulu itu beberapa anak nggak mau maen sama ane gara-gara anenya nakal. suka cakar-cakar anak orang, mecahin barang-barang di rumah orang. tapi kata mamak, ane lucu kok....

jadi,, itulah sedikit cerita tentang masa kecilku....

hemmettttt



Udah lama gak ngisi blog … selain karena gak ada waktu, juga karena bingung mau nulis apa lagi … mungkin saat itu otak lagi gak fresh dan nge-blank, sampek gak ada isinya buat nulis sesuatu atau sharing tentang pengalaman baruku … ( hehehehe )
Kali ini, aku gak akan sharing tentang pengetahuan atau ilmu seh … tapi sekedar mau sharing tentang ceritaku akhir-akhir ini … cerita nyebelin seh … pada mau dengerin kan …
Pernah gak seh, kalian merasakan diangkat tinggi-tinggi sama seseorang, dipuja puji ini itu, dan setelah kita terbuai dengan apa yang telah mereka lakukan, kita dibuang jauh ke dasar, kita dilempar begitu saja tanpa perasaan. MENYAKITKAN !!! memang … tapi apa yang harus aku lakukan, aku tak dapat melakukan apa-apa, marah ??? itu hanya akan membuang waktu, pikiran, dan tenagaku saja kan … menangis ??? hanya akan menguras tenaga, dan air mataku saja … mencaci makinya ??? hanya akan menambah dosa.
Dan yang bisa aku lakukan sekarang hanyalah menyesali apa yang telah aku lakukan selama ini. Betapa bodohnya aku yang percaya begitu saja padanya. Yang merasa bahwa dialah orang yang tepat, adalah suatu kesalahan besar yang telah aku lakukan pada diriku sendiri saat ini bahkan sampai nanti. Tak dapat aku bohongi perasaanku, aku masih merindukannya, tapi aku bosan !!! AKU BOSAN dengan yang telah dia katakana, dia lakukan padaku dulu. Dan kini, jangan harap aku akan memaafkanmu untuk kedua kalinya. NEVER !!!
Sekarang, aku berusaha untuk berdiri tegar dan kuat. Tak ada lagi yang dapat aku lakukan selain hal tersebut. Awalnya ini berat untuk dirasakan dan dilalui, tapi kini … kini aku dapat kembali tersenyum dan berani menatap matahari kembali. Kini aku siap menghadapi kerasnya dunia ini.
Aku berharap, dia kan sadar dan tahu bahwa apa yang dia lakukan padaku adalah suatu kesalahan besar. Hingga dia dapat segera merubah sikapnya. Tapi, dengan adanya hal ini, kau makin tahu bahwa dia bukanlah milikku, dan aku bisa lebih kuat dari sebelumnya, aku dapat menjadi seorang perempuan yang tegar dan kuat. AMIEN …
Sekian dulu yang dapat aku tulis, lain kali aku akan tulis ceritaku kembali … untuk saat ini, itu dulu yang dapat aku share, karena waktulah yang mengharuskan aku untuk mengakhiri tulisan ini …
SAMPAI KETEMU LAGI DI TULISAN-TULISANKU BERIKUTNYA …
SEE YOU … BYE … !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

my heart ..,


my heart ....
hatiku sekarang lagi seneng banget ... karena suatu hal telah terjadi pagi hari ini ... karena suatu hal kecil tersebut, hari-hariku jadi lebuh indah dan aku dapat melewatinya dengan penuh senyum dan ikhlas. hahahahahahaha

pengen banget bilang kalo aku cinta kamu ... tapi kenapa bibir ini susah banget buat bilang gitu ... apa susahnya coba tinggal bilang, " hey ! aku tuh suka sama kamu lho ... " bilang gitu aja susahnya minta ampun susahnya setengah mati. huft ....

pengen banget punya temen kayak doraemon, yang punya kantong ajaib. jadi, aku bisa minta apapun darinya dari kantongnya itu. kalo seandainya aku emang punya temen kayak doraemon, aku mau minta obat percaya diri supaya aku bisa pede bilang ke dia kalo aku tuh suka sama dia. sukaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget. tapi sayang itu gak akan bisa terwujud. karena kan doraemon itu cuma tokoh fiksi, yang adanya hanya di dunia gak nyata (hehehehe).

hari ini seneng banget. di pagi yang cerah banget aku bisa lihat senyumnya .... hahahahaha

aku bener-bener gak bisa ngungkapin dengan kata-kata deh pokoknya ... atau aku in emang lagi falling in love ya sama dia ... padahal tuh awalnya aku cuma sekedar suka aja sama gayanya, gaya bicaranya lebih spesifiknya. dia tuh lucuuuuuuuuuuuuu banget. aku dibuat ngakak terus sama dia. awalnya aku ragu, aku pikir ini cuma perasaan suka biasa aja, eh gak taunya bisa berlanjut kayak gini sampe sekarang.

semoga aja, suatu saat ntar dia bisa tahu tentang perasaanku ini. aku gak minta yang macem-macem kok dari dia. aku cuma minta dia bisa suka ma cinta sama aku apa adanya. walaupun aku juga gak tahu itu kapan, bagaimana, dan dimana. tapi setidaknya dia cukup tahu saja apa dan bagaimana perasaanku padanya selama ini .....

adakah yang mau mendengar dongeng sebelum tidur ????
.....
.
suatu hari hiduplah seorang perempuan, seorang perempuan yang pas-pasan. wajahnya yang pas-pasan, keluarganya yang pas-pasan, pinternya yang pas-pasan, dan sikapnya yang pas-pasan. walaupun begitu, dia mempunyai sebuah impian yang mulia dalam hidupnya. dia hanya menginginkan satu hal, satu hal tersebut adalah dia hanya ingin membuat orang lain selalu tersenyum dan tertawa bahagia dalam hidupnya. perempuan tersebut selalu menghibur dan berusaha membuat orang di sekelilingnya tersenyum. dan pada kenyataannya, dia berhasil melakukannya. dia tak pernah gagal membuat orang lain tersenyum jika berada di dekatnya. hingga pada suatu hari dia kehilangan kekuatannya. dia merasa sangat kehilangan atas suatu hal. dan hal tersebut adalah kemampuannya yang luar biasa. dia telah kehilangan kekuatannya dalam membuat orang lain tersenyum. itu sangat membuat teman-temannya merasa bertanya-tanya dengan apa yang sedang terjadi pada perempuan itu.
hingga pada suatu hari, dia membuat sebuah pengakuan. sebuah pengakuan yang mengejutkan semua orang. pengakuan tersebut adalah ...
pengakuan tersebut adalah ... pengakuan tersebut adalah dia tidak akan bisa membuat orang lain tersenyum kembali untuk selama-lamanya. ini membuat semua orang terkejut setengah mati. setelah dia membuat sebuah pengakuan tersebut, ada seorang temannya yang bertanya tentang hal itu pada perempuan luar biasa tersebut.,

teman : "apa yang membuatmu mengatakan hal ini .... apakah ada yang mengganggumu ????"

perempuan : " tidak ada yang menggangguku ... kau tenang saja ... "

teman : " dapatkah kau memberitahuku mengapa kau berubah bersikap seperti ini ????"

perempun : " maukah kau berjanji menjaga rahasia ini ????"

teman : " ya .... aku berjanji "

perempuan : " aku tidak dapat menjadi seperti yang dulu karena ... karena aku telah kehilangan separo dari kekuatanku "

teman : " bolehkah aku tahu apa itu ??????????? "

perempuan : "aku telah kehilangan separo dari kekuatanku. dan itu adalah sahabatku. aku telah kehilangan seorang sahabat yang selalu ada di sampingku. dia pergi dariku. dia telah meninggalkan aku. dan itu membuatku kehilangan kekuatanku. jadi ... maafkan aku ... maafkan atas semua kesalahanku ...maafkan karena aku tak bisa seperti yang dulu lagi "

teman : " sebegitu pentingkah arti sahabat untukmu ???? "

perempuan : " ya ... karena sahabat adalah segalanya untukku, dia ada saat kita butuh bantuan, dukungan, saran, dia mampu membuat kita menjadi lebih baik. dan sudah seharusnya kau memilikinya. memiliki seorang yang sangat berarti dalam hatimu. yaitu seorang sahabat, seseorang yang bisa mengerti dirimu dan menerimamu apa adanya. "

hatiku saat ini ...


"Sedih Tak Berujung - Glenn Fredly

saat menjelang hari-hari bahagiamu
aku memilih tuk diam dalam sepiku
saat mereka tertawa di atas pedihku
engkau cintaku yang telah pergi tinggalkanku

aku tak peduli, sungguh tak peduli
inilah jalan hidupku

reff: kini aku kau genggam hatiku
simpan di dalam lubuk hatimu
tak tersisa untuk diriku
habis semua rasa di dada

selamat tinggal kisah tak berujung
kini ku kan berhenti berharap
perpisahan kali ini untukku
akan menjadi kisah sedih yang tak berujung"

mungkin lirik di atas pas untukku ...

apa yang sedang terjadi saat ini ...
sungguh aku tak mengerti dengan apa yang sedang terjadi saat ini dan apa yang terjadi pada diriku ...
andai ada orang yang bisa memahami rasa sakit ini, seandainya ada seseorang yang mau mendengarkan keluh kesah ini, sungguh ini akan membuatku merasa bahwa aku masih dianggap dan dibutuhkan ...
apakah ini karma yang menimpaku ...
apakah ini adalah balasan dari yang Maha Kuasa untukku ...

bahkan, di saat aku membutuhkan sebuah uluran tangan dari seseorang, justru ada orang lain yang mengulurkan tangannya untukku ... ya, mungkin aku terlalu berfikir negatif atau justru aku terlalu memandang remeh semua yang sedang aku alami ini ... tapi percayakah kalian bahwa ini sungguh-sungguh membuatku tak berdaya dan tak mampu berpikir jernih sama sekali ... ingin aku menjerit dan berteriak padanya bahwa aku peduli ... tapi mengapa hati ini tak sanggup untuk melakukannya ... bibir ini lemah ... dan lidah ini kaku untuk mengatakan bahwa aku ..............

ah ... sudahlah ... sudah cukup satu masalah itu mengganggu pikiranku, dan sekarang ada yang ingin menambah beban pikiranku ... sungguh mengenaskan bukan nasibku ...

ada sebuah impian yang terlintas dalam otakku untuk merubah dunia ini sesuai dengan keinginanku, sesuai dengan kemauanku, tapi bukankah itu adalah suatu hal yang mustahil untuk dilakukan ... mungkin aku keterlaluan jika berpikir seperti itu, tapi percayalah bahwa aku sama sekali tak ada niat untuk seakan-akan ............. mendahului Tuhan ..., ya mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan suasana hatiku yang sedang muram saat ini ...

adakah yang bisa membantuku, meminjamkan pundaknya untukku menangis, adakah yang mau mendengarkan ceritaku sejenak, adakah yang mau memahami dan mengerti apa yang aku mau dan apa yang aku alami saat ini ..., sulitkah aku mendapatkan semua itu ... mustahilkah aku jika ingin menggapai semua impianku dalam waktu yang bersamaan dan secepatnya ...

mungkin kalian berpikir kalau aku adalah orang yang ..... (apapun yang kalian pikirkan tentangku mungkin itu memang benar)

mungkin hanya ini dulu yang dapat aku tulis untuk saat ini, hemmt ....
makasih udah mau baca cerita hatiku yang gak jelas ini,
hehehehehe

aku ...


mata itu ...
hidung itu ...
bibir itu ...
senyum itu ...
suara itu ...
aroma tubuh itu ...
semua tak dapat aku lupakan begitu saja ...
bahkan aku masih bisa melihat, mendengar, merasakan semua hal itu ...

aku merasa betapa aku diperhatikan ...
mungkin orang-orang akan menganggap aku hanya terlalu pede dan tak tahu malu.
tapi sungguh aku tak perduli ...
tapi sungguh aku tak mau tahu, tak mau dengar, dan tak mau lihat tentang semua apa kata orang-orang itu padaku ...

karena aku hanya melakukan apa yang ingin aku lakukan ...
aku hanya ingin mengatakan apa yang sedang aku rasakan ...
aku hanya ingin menjalani hidupku ini dengan kenyamanan hatiku saat ini saja ...

aku tak tahu juga apa yang sebenarnya ada di dalam hatinya ...
dan aku sama sekali tak tahu apa yang dia inginkan dariku ...

sering aku bertanya dalam hati ...
untuk apa dia melihatku seperti itu ...
untuk apa dia terus memperhatikanku seperti itu ...
tak tahukah dia bahwa itu sangat membuatku selalu bertanya-tanya dalam hati ...
tak tahukah dia bahwa itu hanya membuatku merasa ge-er ...
tak tahukah dia bahwa ini hanya membuatku semakin menyukainya dan tak bisa melupakannya saja...

Ya Tuhan ...
aku harus bagaimana ...
aku harus bersikap dan berucap seperti apa ...
aku benar-benar bodoh dalam hal seperti ini ...
mungkin ini hanya akan membuatku seperti seseorang yang mengharapkan kejatuhan bulan purnama di malam hari saat dia tidur ...

tapi, setidaknya aku bahagia karena masih ada orang seperti dia yang mau memperhatikanku selama ini walaupun aku sama sekali tak tahu apa yang dia inginkan dan apa yang ia pikirkan saat dia melihat ke arahku ...

ini sungguh membuatku merasa tak nyaman ...

mata itu ...
saat mata itu melihatku aku salah tingkah dan tak tahu harus berbuat dan bicara apa ...

mata itu ...
saat mata itu bertemu dengan mata ini ...
hati ini berdebar kencang tak berhenti ...
jantung ini rasanya mau copot ...

ohh ... bahagianya aku ....
hehehehehehehehe

kadang hati ini menjerit ...
kadang hati merasa letih ...
kadang hati ingin berontak ...
kadang hati meneteskan air mata kesedihan ...
kadang hati ini tak ingin beranjak pergi dari pikiran negatif ...

aku bingung dengan apa yang sedang terjadi, aku merasa semua ini tidak akan pernah ada ujungnya. karena yang ada ungkin nantinya hanyalah sebuah penyesalan, sebuah kesedihan, dan sebuah rasa sakit hati yang mendalam dan tak dapat dilupakan maupuin dihapus dari memori otak maupun memori hatiku ...

kadang aku selalu berpikir dalam hati maupun otakku, bahwa ini semua akan berakhir dengan bahagia, semua ini kan segera berakhir tanpa ada yang terluka. tapi ternyata aku salah ... ternyata dugaanku selama ini sama sekali salah besar. bukannya berakhir malh tambah rumit dan tak mudah dipecahkan.

ingin aku berteriak bahwa aku merasa tersiksa, bahwa aku merasa terkungkung dengan semua ini. aku sama sekali tak pernah berpikir mereka bisa berpikir sejauh itu... aku sama sekali tak bermaksud untuk menyakiti, menyinggung, atau menjauhi siapapun dan kapanpun. bukankah mereka sudah tahu apa mauku, tapi mengapa sama sekali tak mau mengerti keinginan ku itu ...

aku tak mencari seseorang yang harus selalu ada dan delalu menumpahkan seluruh perhatin merka padaku. karena aku hanya mencari suatu kenyamanan. dan salahkah jika sekarang sudah kutemukan kenyamanan ini. apakah ini datang di saat yang tidak tepat. atau apakah aku yang terlalu egois, yang terlalu memikirkan diriku sendiri saja ...

aku selalu merasa akulah pihak yang paling bersalah... akulah orang paling egois sedunia, yang hanya memikirkan diriku sendiri saja ... akulah orang yang selalu menyakiti orang lain tanpa beban ... akulah si lidah tajam ... akulah orang paling licik dan picik ...

Ya Tuhan ....
apa yang harus aku lakukan ????
apa yang harus aku katakan ????
mungkin akan lebih baik jika aku diam tak menganggap ini semua telah terjadi ...
mungkin ada baiknya jika aku pergi meninggalkan semua ini tanpa ada perasaan bahwa aku telah bersama mereka ...

tapi ini kan membuatku merasa aku pengecut ...
aku takut akan apa yang terjadi selanjutnya ...
aku takut apa yang aku lakukan akan selalu salah dan apa yang aku ucapkan hanya akan menjadi boomerang untuk diriku sendiri saja ...
lalu aku harus bagaimana ...
aku harus bersikap seperti apa ..
dan apa yang harus aku ucapkan ...
tolong kau ...
tolong aku ...
adakah yang bisa membantuku ...




setelah lama tidak nge-blog, akhirnya kangen juga buat iseng nulis di blogger. hehehe

sempet bingung sih, mau ngomongin soal apa. setelah lama berpikir, berpikir, berpikir, dan berpikir, akhirnya dapet ide juga !!! ting !!!

di sini aku mau cerita tentang kelas baruku !!!! kelas 11-IA.3 !!! akhirnya, setelah lama sempat khawatir, bingung, dan cemas akan masa depanku di SMA, kira-kira akan masuk ipa atau ips. ternyata semua sesuai harapanku. aku dapat masuk ipa, sebuah jurusan di SMA yang kata orang adalah jurusannya orang-orang pinter ( dukun kaleeee ....).

tahun ajaran baru, kelas baru, berarti temanpun juga akan baru. memang sulit untukku untuk beradaptasi dengan orang-orang baru. apalagi, menurutku teman-teman baruku termasuk anak yang pandai-pandai. tapi aku akan terus berusaha dengan segala kemampuan yang aku punya, yaitu untuk menjadi yang nomor satu !!!

aku tahu itu mustahil dan rasanya tidak mungkinbagiku..tapi aku akan tetap berusaha. untuk itu, aku mohon doanya agar aku bisa bertahan dan bisa menjadi yang nomor satu.

ada beberapa teman yang aku rasa tidak akan sreg dengan hati ini, tapi apa yang dapat aku lakukan lagi. ini terasa berat dan menjadi uneg-uneg dalam hati yang bisa meledak kapan saja.

trapi haruskah aku meledakkannya, kalau memang begitu, betapa egoisnya diriku. yang hanya memikirkan diriku sendiri, tanpa melihat sekelilingku. apa, dimana, saipa, dan bagaimana orang yang ada di sekelilingku saat ini.

aku kadang kangen dengan semua yang telah terjadi di masa laluku. tai andai waktu ini bisa diulang? tapiu itu tidak mungkin kan ???

kayaknya udah kehabisan ide lagi nih ... udahan ya
ntar kalo nemu yang seru lagi, bakalan aku tulis OKE !!!!! BYE !!!!!

CINTA. Kata orang, jatuh cinta itu enak rasanya, jatuh cinta itu suatu kebutuhan dalam hidup. Tapi, bagiku, itu sama saja rasanya. Jatuh cinta, putus cinta, atau apalah namanya. Karena dalam hidup ini aku sudah sering mengalami yang namanya JATUH CINTA. Aku adalah orang yang gampang untuk jatuh cinta pada siapa saja ( asalkan dia good looking saja ...). Tapi, kenapa aku selalu sial, tidak pernah beruntung dalam urusan cinta, Aku selalu gagal dalam urusan cinta.

Kenapa orang yang aku cintai tak pernah membalas perasaanku ini. Aku yang tidak pernah tahu bagaimana itu rasanya patah hati, disakiti, dikhianati. Aku ingin menjadi perempuan yang normal seperti yang lainnya. Merasakan apa itu kata dan rasa sakit itu sendiri.

Apakah ini memang jalan takdirku ???

Yang harus menelan sendiri perasaanku ini tanpa harus berbagi dan tanpa harus ada orang yang tahu tentang semua ini.

Rasa, keadaan, dan situasi ini begitu menyiksa dan menyudutkan aku.

Laki-laki yang aku kenal, laki-laki yang aku suka, laki laki yang aku sayangi, laki-laki yang aku cintai tak pernah membalas perasaanku, yang kata orang perasaan murni dan suci. Mengapa mereka selalu menyukai sahabatku sendiri.

Mereka tak pernah mau tahu bagaimana aku menderita karena semua ini, aku yang hanya bisa diam dalam kebisuan ini tak mampu mengatakan bahwa aku menyukai, menyanyangi, dan mencintai mereka dengan segenap hatiku.

Kadang aku berpikir, apa kelebihan dan kekuranganku dibandingkan dengan orang lain ?

Banyak kekurangan yang aku punya, dan justru terlalu sedikit kelebihan yang aku punya.

Jujur kukatakan, kadang aku iri melihat temanku yang telah menemukan sandaran hati mereka. Sedangkan aku ???? Aku yang masih sendiri dalam menjalani hari-hariku.

Banyak laki-laki yang aku suka , justru dengan terang mengatakan padaku bahwa mereka menyukai SAHABATku sendiri.

Mungkin kalian berpikir, kalau aku mengambil kesimpulanku sendiri. TIDAK !!!!!!

Justru, laki-laki yang aku suka mengatakan langsung kepadaku bahwa mereka menyukai temanku.

Bisakah kalian bayangkan bagaimana perasaanku saat itu, saat tahu bahwa laki-laki itu menyukai sahabatku

MENYAKITKAN
MENYEDIHKAN

Tapi aku berusaha ( sebenarnya berusaha untuk berpura-pura ) untuk tidak menunjukkan kesedihanku pada orang di sekitarku, karena aku tidak ingin mereka tahu bahwa aku telah tertindas, tersiksa, dan merasa bodoh, tak tahu diri karena cinta ...

Kemudian, kapan kira-kira aku akan merasakan CINTA yang sebenarnya ????

Merasakan mencintai, dicintai oleh seseorang ...

Merasakan sakit, dikhianati, ditipu oleh cinta ...

( DI BAWAH INI ADALAH UNGKAPAN HATI SAYA DAN PERLU DIKETAHUI, BAHWA UNGKAPAN ITU ADALAH UNGKAPAN YANG BENAR-BENAR KELUAN DARI LUBUK HATI SAYA YANG PALING DALAM... )




au ugug teu,upu yang sedang menimpaku saat nui.
hidup au jd tmbah brantakan atja nui.
tak tahu apa yang akan terjadi besok. bahkan au tak tau apa yang akan terjadi satu detik kedepannya.
eeeeeeeemmmmmmmmmmmm...............
suatu kejadian yang membuat hati au sakit, SAKIT BANGET.
mungkin itu juga salah au karena terlalu banyak berharap.
sehingga jika apa yang telah aku bayangkan tidak pernah terjadi,maka rasanya akan sakit banget rasanya.
WUOKE TMAND,
NTAR AGE AU BKALAN TULIS SESUATU YANG BARU TTG AU, TMAND, CITA-CITA DAN TTG HIDUPKU.

TETAP SEMGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
CAYO!!!!!!!!!!!!!!!!!
YOU CAN DO IT!!!!!!!!!!!!!!!!!!
HORAS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Copyright 2009 it`s my story.... All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates