RSS

tell the world that you`re ...

tell the world that you`re ...
a strong person. talk louder, feel deeper. yes, you can!!

Curahan hati


hari yang panas ...
mungkin cuaca panas hari ini tidak sama seperti hatiku yang sedang berbunga-bunga hari ini.

hari ini, untuk kesekian kalinya aku dapat bersama kembali dengan pujaan hatiku, cinta pertamaku. sejak pertama aku bertemu dengannya, mungkin itulah saat dimana pertama kalinya aku menyukai seorang laki-laki.

aku bagaikan menunggu turunnya salju di padang pasir. ya ... aku bagaikan menunggu sesuatu yang mustahil.

tapi, walaupun aku masih bisa melihat, bersama tanpa bisa menyentuhnya, cinta pertamaku, tapi kenapa makin lama cintaku tak bisa sekuat dan semenggebu dahulu kala. karena kini, kini cintaku sudah mulai pudar.

tapi, untungnya aku tak perlu waktu lama untuk mengisi kembali hatiku yang sempat kosong. dan dialah orang kedua yang pernah mengisi hatiku. saat pertama aku melihatnya, aku tidak punya perasaan lebih padanya. tapi, setelah beberapa bulan aku bersamanya aku baru tahu kalau aku ternyata punya perasaan lebih pada lelaki tersebut. tapi, aku tak bisa lagi mempertahankan cintaku padanya, karena aku tahu bahwa, bahwa ternyata sahabatku juga mempunyai perasaan yang lebih pada lelaki yang aku sama seperti lelaki yang mencoba untuk kembali mengisi hatiku yang kosong menjadi lebih berwarna dan bermakna.

akhirnya, setelah aku dapat melupakan cinta keduaku, aku kembali menemukan seseorang yang mampu membuatku tersenyum sendiri jika membayangkannya. dia berhasil membuatku tak bisa lepas pandangan darinya. segala tingkah dan kelakuannya dapat membuatku merasa terhibur dan hatiku kembali diwarnai oleh seuntai kisah singkatku dengannya. tapi, kembali aku harus berusaha untuk mundur perlahan dari belantika cinta sesaat yang mencoba singgah di hatiku yang sedang kosong untuk saat itu. karena, karena aku tahu, bahwa sebenarnya lelaki tersebut hanya menjadikan aku sebagai stasiun pemberhentian cintanya. setelah dia berhasil mendapatkan cinta sahabatku, dia dengan teganya meninggalkan dan dengan cepat dia dapat melupakanku.

akupun tak mampu untuk berbuat apa-apa selain diam. karena yang disukainya adalah sahabatku, sahabatku sendiri jadi aku tak perlu risau dan resah. walaupun aku rapuh, tapi aku mencoba untuk tetap tegar di balik hatiku yang rapuh. rapuh karena cinta.

dan kini, hatiku kembali terisi oleh seseorang yang berhasil mengisi hatiku, dia berhasil meyakinkanku untuk percaya kembali pada cinta. dan entah bagaimana dan kapan, aku termakan omongannya. aku mau saja disuruhnya, disuruhnya ini dan itu tanpa mengeluh dan tanpa curiga padanya sedikitpun.

tak berapa lama kemudian, aku baru tahu, aku baru tahu kalau aku hanya dijadikan pelampiasan hatinya yang sedang kesepian. baru aku tahu, kalau ternyata aku hanyalah yang kedua baginya. karena ternyata, dia sudah mempunyai seorang pacar yang sedang menempuh pendidikan di bandung, jawa barat.

sempat aku menanyakan status kami. pernah aku mengajukan pertanyaan pentingnya aku baginya. dan dia mengatakan aku sama pentingnya dengan pacarnya yang pertama. sempat aku bertahan dengan keadaan seperti ini. tapi, aku mencoba untuk berfikir rasional. bahwa, sama saja dengan aku adalah perusak hubungan orang lain. maka segera aku memutuskan untuk mengakhiri hubunganku dengannya, tapi kenapa dia tetap ingin bertahan bersamaku dengan dalih bahwa pacarnya tidak tahu. dengan segala upaya yang dia lakukan, akupun akhirnya luluh dan kembali lagi dengannya. walaupun hatiku merasa bersalah, risau, dan bimbang. tapi, entah kenapa aku menurut saja apa katanya. betapa curang, jahat, dan tak tahu dirinya aku telah membuat seseorang tidak setia pada pasangannya. lalu,berdosakah aku?

sekarang, apa yang harus aku lakukan? haruskah aku meninggalkannya untuk kebaikanku, kebaikannya, dan kebaikan pacarnya.

haruskah aku melupakannya walau aku tahu aku takkan mampu melakukannya.

haruskah aku menghapus bayangannya dalam benakku, walaupun tiap saat dia terus hadir dalam pikiranku.

haruskah?
haruskah?
haruskah?
haruskah?
haruskah aku melakukannya?

apa yang harus aku lakukan?

apa yang harus aku lakukan?

apa yang harus aku lakukan?

kalau hatiku masih mencintainya,
kalau aku tak mampu melakukannya,
dan kalau aku tak siap jika harus menjalani hariku tanpanya,

apa yang harus aku lakukan?

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2009 it`s my story.... All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates