"Aku tak percaya lagi
Dengan apa yang kau beri
Dengan apa yang kau beri
Aku terdampar disini
Tersudut menunggu mati
Aku tak percaya lagi
Akan guna matahari
Yang dulu mampu terangi
Sudut gelap hati ini
Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampai nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat
Kenapa ada derita
Bila bahagia tercipta
Kenapa ada sang hitam
Bila putih menyenangkan
Aku pulang….
Tanpa dendam….
Ku terima… kekalahanku…
Aku pulang…
Tanpa dendam…
Kusalut kan .. kemenanganmu…
Kau ajarkan aku bahagia
Kau ajarkan aku derita
Kau tunjukkan aku bahagia
Kau tunjukkan aku derita
Kau berikan aku bahagia
Kau berikan aku derita..."
mungkin itulah syair lagu yang tepat yang bisa kuberikan padamu saat ini ...
karena aku tahu, dalam hatimu saat ini mungkin saja banyak hal yang ingin kau tanyakan padaku. tentang hal-hal yang sedang meracuni hati dan pikiranmu.
kenapa ? kenapa kau terus berpikir bahwa aku hanya menganggapmu sebagai sahabatmu saja. padahal aku telah menempatkan dirimu dalam hatiku yang palimg dalam. aku telah menempatkanmu di sisi spesial hatiku. tapi, tapi kenapa kau tak dapat melihatnya. lama sudah kita menjalani persahabatan ini, tapi tak pernah kau tanyakan bagaimana hatiku padamu.
memang ada saat-saat aku mulai jenuh dan bosan dengan apa yang aku jalani saat ini. dan kadang ingin ku berlari menjauhimu, pergi jauh darimu dn itu sama sekali bukan karena orang tuamu. tapi, di saat aku ingin berlari sesaat muncul ungkapan hatiku yang tersembunyi di dalam hatiku yang paling dalam. walau kadang aku ragu dan rasa tak percaya, tapi entah kenapa hati ini terus membimbingku untuk tetap berada di sampingmu, tepat menemanimu dalam keadaan apapun. entah saat kau ada di atas awan atau entah saat kau berada dalam keadaan terpuruk sekalipun.
mungkin benar, aku selalu memikirkan diriku sendiri, aku hanya memikirkan apa yang akan kau lakukan selanjutnya. tapi sungguh aku tak menyangka akan begini jadinya ...
jika ada lirik lagu yang tepat untuk menggambarkan perasaanku saat ini adalah ...
karena aku tahu, dalam hatimu saat ini mungkin saja banyak hal yang ingin kau tanyakan padaku. tentang hal-hal yang sedang meracuni hati dan pikiranmu.
kenapa ? kenapa kau terus berpikir bahwa aku hanya menganggapmu sebagai sahabatmu saja. padahal aku telah menempatkan dirimu dalam hatiku yang palimg dalam. aku telah menempatkanmu di sisi spesial hatiku. tapi, tapi kenapa kau tak dapat melihatnya. lama sudah kita menjalani persahabatan ini, tapi tak pernah kau tanyakan bagaimana hatiku padamu.
memang ada saat-saat aku mulai jenuh dan bosan dengan apa yang aku jalani saat ini. dan kadang ingin ku berlari menjauhimu, pergi jauh darimu dn itu sama sekali bukan karena orang tuamu. tapi, di saat aku ingin berlari sesaat muncul ungkapan hatiku yang tersembunyi di dalam hatiku yang paling dalam. walau kadang aku ragu dan rasa tak percaya, tapi entah kenapa hati ini terus membimbingku untuk tetap berada di sampingmu, tepat menemanimu dalam keadaan apapun. entah saat kau ada di atas awan atau entah saat kau berada dalam keadaan terpuruk sekalipun.
mungkin benar, aku selalu memikirkan diriku sendiri, aku hanya memikirkan apa yang akan kau lakukan selanjutnya. tapi sungguh aku tak menyangka akan begini jadinya ...
jika ada lirik lagu yang tepat untuk menggambarkan perasaanku saat ini adalah ...
"dapatkah selamanya kita bersama ...
menyatukan perasaan, kau dan aku ...
semoga cinta kita kekal abadi ...
sesampainya akhir nanti ...
selamanya ..."
menyatukan perasaan, kau dan aku ...
semoga cinta kita kekal abadi ...
sesampainya akhir nanti ...
selamanya ..."
entah apa yang ada dalam pikiranmu saat ini, saat kau tahu isi hatiku yang sebenarnya padamu. mungkin kau akan marah atau mungkin saja kau akan memakiku. tapi, aku sama sekali tak peduli dengan apa reaksimu saat kau tahu bagaimana perasaanku padamu.
aku yang selalu ada di sampingmu, berada di sisimu saat kau membutuhkan seseorang untuk menemanimu saat kau terpuruk. tapi, tapi kenapa kau malah mengulurkan tanganmu pada orang lain. sakit hatti ini melihat hal itu, tapi aku tak dapat melakukan apa-apa kecuali diam dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.
hingga pada suatu hari, saat kau dicampakkan oleh gadismu. kembali kau menemuiku, memintaku untuk meminjamkan bahu ini. kau memintaku mendengar keluh kesah yang kau alami. dengan sabar dan tulus hati aku mendengarkan setiap kata yang terucap dari bibirmu. tapi, tak pernah kau melihat kesungguhanku.
entah sampai kapan aku akan menyembunyikan hal ini darimu. aku berharap, suatu saat aku tahu isi hatiku entah kapan, dimana, dan bagaimana caranya nanti. aku tak peduli !! aku sungguh tak peduli !!!
karena aku akan tetap menunggumu, sampai kapanpun .........
aku yang selalu ada di sampingmu, berada di sisimu saat kau membutuhkan seseorang untuk menemanimu saat kau terpuruk. tapi, tapi kenapa kau malah mengulurkan tanganmu pada orang lain. sakit hatti ini melihat hal itu, tapi aku tak dapat melakukan apa-apa kecuali diam dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.
hingga pada suatu hari, saat kau dicampakkan oleh gadismu. kembali kau menemuiku, memintaku untuk meminjamkan bahu ini. kau memintaku mendengar keluh kesah yang kau alami. dengan sabar dan tulus hati aku mendengarkan setiap kata yang terucap dari bibirmu. tapi, tak pernah kau melihat kesungguhanku.
entah sampai kapan aku akan menyembunyikan hal ini darimu. aku berharap, suatu saat aku tahu isi hatiku entah kapan, dimana, dan bagaimana caranya nanti. aku tak peduli !! aku sungguh tak peduli !!!
karena aku akan tetap menunggumu, sampai kapanpun .........







2 komentar:
huft ....
sabar dech ya ...
ganbatte!!!
Posting Komentar