mata itu ...
hidung itu ...
bibir itu ...
senyum itu ...
suara itu ...
aroma tubuh itu ...
semua tak dapat aku lupakan begitu saja ...
bahkan aku masih bisa melihat, mendengar, merasakan semua hal itu ...
aku merasa betapa aku diperhatikan ...
mungkin orang-orang akan menganggap aku hanya terlalu pede dan tak tahu malu.
tapi sungguh aku tak perduli ...
tapi sungguh aku tak mau tahu, tak mau dengar, dan tak mau lihat tentang semua apa kata orang-orang itu padaku ...
karena aku hanya melakukan apa yang ingin aku lakukan ...
aku hanya ingin mengatakan apa yang sedang aku rasakan ...
aku hanya ingin menjalani hidupku ini dengan kenyamanan hatiku saat ini saja ...
aku tak tahu juga apa yang sebenarnya ada di dalam hatinya ...
dan aku sama sekali tak tahu apa yang dia inginkan dariku ...
sering aku bertanya dalam hati ...
untuk apa dia melihatku seperti itu ...
untuk apa dia terus memperhatikanku seperti itu ...
tak tahukah dia bahwa itu sangat membuatku selalu bertanya-tanya dalam hati ...
tak tahukah dia bahwa itu hanya membuatku merasa ge-er ...
tak tahukah dia bahwa ini hanya membuatku semakin menyukainya dan tak bisa melupakannya saja...
Ya Tuhan ...
aku harus bagaimana ...
aku harus bersikap dan berucap seperti apa ...
aku benar-benar bodoh dalam hal seperti ini ...
mungkin ini hanya akan membuatku seperti seseorang yang mengharapkan kejatuhan bulan purnama di malam hari saat dia tidur ...
tapi, setidaknya aku bahagia karena masih ada orang seperti dia yang mau memperhatikanku selama ini walaupun aku sama sekali tak tahu apa yang dia inginkan dan apa yang ia pikirkan saat dia melihat ke arahku ...
ini sungguh membuatku merasa tak nyaman ...
mata itu ...
saat mata itu melihatku aku salah tingkah dan tak tahu harus berbuat dan bicara apa ...
mata itu ...
saat mata itu bertemu dengan mata ini ...
hati ini berdebar kencang tak berhenti ...
jantung ini rasanya mau copot ...
ohh ... bahagianya aku ....
hehehehehehehehe
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







1 komentar:
aku bisa merasakan apa yang kau rasakan ...
Posting Komentar