RSS

tell the world that you`re ...

tell the world that you`re ...
a strong person. talk louder, feel deeper. yes, you can!!

JUST WANNA SHARE MY STORY



Tak sengaja bertemu dengannya adalah suatu anugerah yang membawa pelajaran yang sangat berharga sekali. Kenapa? Simple, rasa suka maupun sakit yang pernah dia berikan membuatku sadar bahwa sebenarnya dunia ini begitu lebar. Bohong kalo ada yang bilang kalo dunia cuma selebar daun kelor. Kalo memang dunia lebarnya cuma sebesar/ seluas daun kelor, si Columbus nggak perlu lagi tuh keliling dunia hingga pada akhirnya nemuin teori bahwa dunia itu bulat.
Kembali ke cerita… Pertama ketemu, udah tertarik. Dia yang lucu dan apa adanya itu membuatnya tampak berbeda dengan yang lain. Ibarat sebuah berlian di antara batu apung biasa. Terdengar berlebihan tapi itu yang kurasakan saat itu. Ingin mengenalnya lebih jauh. Tapi diri ini nggak berani. Ingin tertawa bareng dia, tapi diri ini malu. Ingin menghabiskan waktu bersama dia, tapi diri ini bingung untuk memulainya. Hingga pada akhirnya dia datang dan memperkenalkan diri dengan begitu ramah dan… ya seperti dia yang apa adanya.
Menjalani hari demi hari bareng dia tuh rasanya nggak kerasa kalo matahari malam udah bersinar. Menyenangkan. Hanya itu yang aku rasakan saat berada di dekatnya. Tiap hari bareng dia udah kayak terapi perut mulu. Ketawa nggak ada habisnya. Ada aja tuh omongannya yang simple tapi bisa buat aku ketawa atau setidaknya tersenyum simpul aja.
Awalnya semua berjalan baik-baik saja. Dia yang terus memperlakukanku dengan baik dan manis membuatku merasa nyaman saat berada di dekatnya. Tapi semua terasa berubah saat dia mulai menjaga jarak denganku. Awalnya aku berpikir positif saja, tapi tidak saat kutahu bahwa ternyata dia sudah punya pacar. Hari itu nggak akan pernah aku lupain. Sakit. Sangat sakit. Lalu selama ini aku dianggap apa? Untuk apa memberikan harapan-harapan yang indah jika pada akhirnya hanya dijatuhkan dari puncak Mount Everest. Itu tinggi, dan jika jatuh pasti akan sangat sakit sekali. Tanpa dosa, dia kembali datang padaku dengan segala cerita yang dia bawa dengan pacarnya. Iyu nyesek! Tapi, hati ini memaafkan dia tanpa pikir panjang. Tangan ini terbuka sangat lebar menyambut dia yang saat itu diputusin pacarnya.
Aku yang selalu berada di dekatnya, saat dia merasa di puncak maupun saat dia merasa terpuruk sekali. Saat dia jatuh, hanya aku yang berani mendekat dan rela meminjamkan pundak ini untuknya berkeluh kesah. Tapi semua itu tidak ada artinya lagi kini. Tawa, tangis, ledekan-ledekan gokil, begadang bareng, ngobrol dari isya` sampai subuh dari mulai hal kecil sampai hal besarpun kita jabanin. Tanpa lelah dan tanpa keluhan. Janji saling setia selalu bersama, ikrar selalu peduli dan selalu ingat satu sama lain hanya membuat mata ini tak bisa menahan air mata setiap mengingatnya.
Berulang kali dia bohongin aku. Tapi berulang kali pula aku maafin dia. Selalu begitu hingga berjalan selama satu setengah tahun. Tentunya itu bukan waktu yang sebentar. Butuh hati untuk saling peduli, menjaga, dan menganggap satu sama lain ada. Suka senyum sendiri kalo inget semua yang manis. Suka pengen nangis kalo inget yang pahit. Sekarang dia udah benar-benar menjauh. Pengen lupa, tapi nggak bisa. Sayang, waktu nggak bisa diputar. Andai waktu bisa diputar. Aku nggak akan minta agar tidak dipertemukan kamu, tapi aku akan meminta untuk kembali di saat bahagia dan berhenti di sana. Mungkin itu akan jauh lebih baik. Tapi tidak. Tidak akan aku minta hal itu, karena aku bisa melangkah jauh ke depan jauh ke depan tanpa dia. Kenapa tidak? Kalo Amstrong bisa nancepin bendera ke bulan, berarti aku juga harus bisa keep move on without him.
I can. I can do that because I`m a tough girl. Bukan aku yang pernah bertemu dan menghabiskan waktu bersamanya. Tapi aku adalah aku. Aku yang kuat dan tegar. Aku yang selalu tersenyum menghadapi semuanya. Ya, aku! J

2 komentar:

Anonim mengatakan...

bukan perpisahan yang harus ditangisi tapi pertemuan yang harus disesali
cerita romantis ternyata endingnya dramatis
seorang@regenboog pernah jatoh cintrong juga yak??? #asik

Anonim mengatakan...

semua orang pernah meerasakan hal ini kayaknya....

Posting Komentar

Copyright 2009 it`s my story.... All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates